Semua tulisan dari admin

Philips Harmony 8000 Series DVD Component Hifi System Terbaru

Philips mengumumkan produk komponen sistem HiFi DVD bagi baru seri Harmony 8000 bagi pecinta musik. Hifi set ini dilengkapi dengan speaker ClariSound baru, yang menawarkan “keseimbangan terbaik antara suara natural, presisi rinci dan bass yang mantap.

Philips menggunakan kerucut Woofer serat kaca dalam speaker untuk memastikan hasil yang natural dari suara dan instrumen.

Harmony 8000 dirancang dengan amplifier digital 2x80W RMS Kelas-D dan termasuk CD / DVD player, port terpadu untuk iPad, iPod dan iPhone dan port USB untuk pemutaran musik dari perangkat penyimpanan USB.

Samsung Konfirmasi Peluncuran Galaxy Gear dan Note 3

Dua perangkat baru dari Samsung akhirnya bakal secara resmi diperkenalkan pada 4 September mendatang. Kabar ini pun hampir pasti karena secara langsung diungkapkan oleh petinggi Samsung, Lee Young-heeyang menjabat sebagai VP Eksekutif di bidang bisnis mobile.

Dua perangkat tersebut adalah Galaxy Gear serta Galaxy Note 3. Galaxy Gear sendiri adalah sebuah smartwatch yang menggunakan sitem operasi Android. Lee mengatakan bahwa peluncuran perangkat baru akan memberikan pengalaman tersendiri dalam menggunakan sebuah perangkat elektronik.

Lebih lanjut Lee mengatakan bahwa Galaxy Gear tidak akan memiliki layar fleksibel yang telah lama diharapkan bakal hadir dalam perangkat Samsung. Meskipun begitu, Lee yakin bahwa kehadiran Galaxy Gear dapat memberikan tren tersendiri dalam bidang komunikasi smart mobile.

Galaxy Gear sendiri diharapkan bakal memiliki layar berukruan 2.5 inci dengan dukungan Bluetooth 4.0. Sementara itu Galaxy Note diperkirakan bakal memiliki layar Super AMOLED berukuran 5.68 inci Full HD dengan prosesor octa core yang memiliki kecepatan 1.8GHz.

ASUS Update Lini Produk Laptop Berbasis AMD

ASUS memperkenalkan rangkaian laptop consumer terbarunya dari lini mainstream dan entry gaming, X Series. Kali ini, perusahaan teknologi terkemuka asal Taiwan tersebut merilis beberapa laptop antara lain ASUS X550IK, X555QG, X555QA dan X555B, yang disokong oleh APU baru seri terjangkau buatan AMD.

Rangkaian laptop terbaru yang dirilis tersebut menjadi perangkat komputer jinjing kelas menengah yang ramah kantong, namun tetap diramu dengan spesifikasi mumpuni untuk menjalankan sistem komputasi memadai. Satu diantaranya bahkan adalah laptop entry gaming yakni ASUS X550IK, yang sangat ideal untuk menjadi partner keseharian seorang gamer nomaden.

“Di kelas laptop consumer mainstream, ASUS sengaja merilis berbagai macam varian perangkat yang terjangkau agar pengguna di luar sana memiliki banyak pilihan,” ucap Galip Fu, Country Marketing Manager, ASUS Indonesia. “Khusus kali ini, bersama dengan AMD kami memiliki sejumlah laptop consumer terbaik untuk Anda jadikan patner bekerja, hiburan multimedia, sampai bermain game,” lanjutnya.

Galip melanjutkan, secara keseluruhan sejumlah rangkaian laptop ini menawarkan performa memukau antara lain, dukungan GPU ber-video memori hingga 4GB, RAM hingga 8GB berkonfigurasi dual channel dan dapat di-upgrade, hingga Accelerated Processing Unit (APU) generasi tertinggi di pada jajaran prosesor AMD APU Mobile. “Seluruh jajaran laptop ini kami persembahkan kepada Anda untuk mendukung pengalaman berkomputasi yang lebih baik,” tegas Galip.

Bertenaga dengan APU Generasi ke-7 Hingga Radeon RX 560

Salah satu laptop dari seri AMD series yang diperkenalkan pada hari ini adalah ASUS X550IK, yang dipercanggih ke dengan prosesor kelas tertinggi generasi ke-7 dari AMD. Varian sini sendiri merupakan refresh dari seri sebelumnya yakni X550IU yang sangat digemari oleh pecinta laptop performa berbasis AMD yang diresmikan ASUS di awal tahun 2017 lalu.

Pada model terbaru ini, kombinasi antara prosesor dan chip grafisnya sudah semakin kuat yakni AMD FX-9830P serta GPU AMD Radeon RX 560 ber-video memori 4GB, menjadikan perangkat tersebut mampu mendulang performa gaming yang amat baik di kelasnya.

Selain soal spesifikasi, terdapat fitur-fitur lain yang dapat memaksimalkan pengalaman bermain bersama dengan laptop berkapasitas storage 1TB ini. Antara lain, dukungan Freesync, DirectX12 serta AMD Advance Power Management (APM) yang dapat mengatur kerja prosesor sesuai dengan kebutuhan, sehingga mampu menyelesaikan tugas-tugas dengan efisiensi daya yang tinggi dan daya tahan baterai yang tahan lama.

Sementara ASUS X555QG, adalah laptop yang juga memiliki kegesitan performa dari APU generasi ke-7 AMD A12-9720P, Quad Core Processor. Sistem grafisnya, AMD menyuguhkan kekuatan dari GPU Radeon R5 M430DX Graphics dengan jumlah video memori 2GB.

Memori RAM sebesar 8 GB untuk keduanya, baik ASUS X550IK dan X555QG, telah memiliki fitur dual channel sehingga RAM akan bekerja lebih kencang dan cepat dari biasanya. Anda yang masih membutuhkan ketersediaan DVD Writer, tidak perlu khawatir karena laptop tersebut telah memilikinya. Selain diperkuat AMD A12-9720P, ASUS X555QG juga hadir dengan varian yang diperkuat oleh prosesor AMD A10-9620pPAPU serta Radeon R5 430 Graphics.

Pilihan untuk Lini yang Lebih Terjangkau

Untuk seri yang lebih terjangkau, disediakan ASUS X555QA dan X555BP dari jajaran laptop AMD Series. Dua perangkat tersebut memiliki banderol yang lebih terjangkau dari dua seri di atas. Mengandalkan seri prosesor AMD APU A10-9620P dan chip grafis Radeon R5 430, ASUS X555QA cukup gahar untuk menjadi laptop multimedia.

ASUS X555QA sudah mengadopsi sistem operhttp://i1305.photobucket.com/albums/s557/HardwareHolic/0F4B51213_127401_b_zpsheaioqjq.jpgasi Windows 10 secara langsung sehingga pengguna tidak perlu lagi menginstalasikan sistem operasi lebih dulu, apalagi sistem operasi tak resmi yang malah bisa membahayakan perangkat ataupun data-data pribadi Anda. Selain itu hal ini juga adalah bagian dari campaign ASUS untuk menghadirkan Windows 10 secara 100% untuk seluruh laptop terbaru ASUS.

Pada perangkat yang memiliki layar 15,6 inci ini telah disediakan sebuah media penyimpanan dengan kapasitas sebesar 1TB serta pilihan memori RAM 8GB atau 4GB. Sebagai tambahan, perangkat ini pun mempunyai pembaca DVD eksternal alias DVD Drive.

Adapun ASUS X555BP diposisikan sebagai perangkat yang paling terjangkau di antara seluruh jajaran laptop-laptop di atas. Meski demikian, rumpun spesifikasi yang disediakan tidaklah bisa dipandang remeh, sebab terdapap prosesor AMD A9-9420 Dual Core APU dengan Radeon R5 M420. Kapasitas media penyimpanannya juga cukup luas untuk menampung data ataupun konten multimedia milik penggunanya, yakni mencapai 1TB.

Di Indonesia, ASUS X550IK dipasarkan di harga Rp10.299.000. Adapun varian X555QG A12 di harga Rp8.199.000 dan yang dengan AMD A10 di harga Rp7.649.000. Seri terjangkau, yakni X555QA diperkuat prosesor AMD A10 dipasarkan di harga Rp6.099.000. Adapun X555BP di kisaran mulai dari Rp5.599.000. Seluruhnya lengkap dengan garansi global selama 2 tahun serta mendapatkan free backpack seharga Rp299.000.

Google One Pass, Sistem Micropayment untuk Para Publisher Berita Online

Terus berinovasi, mungkin adalah cara Google untuk terus menjadi yang nomor satu. Sehari setelah Apple mengumumkan App Store Subscription Plan, yang mana dengan begitu pihak Apple hanya memotong 30 persen saja dari royalti yang diterima para publisher untuk menjual konten aplikasi mereka.

Kini Google pun mengumumkan satu layanan barunya yaitu Google One Pass, yaitu layanan pembayaran online untuk koran maupun majalah online. Yang berbeda dari layanan ini adalah, si pemilik konten berhak mendapatkan 90 persen royalti dari hasil penjualan konten dan para publisher pun dapat mengontrol langsung data pelanggan.

Google One Pass sendiri telah diumumkan oleh CEO Eric Schmidt di Universitas Humboldt di Berlin, Jerman. Sistem pembayaran online ini sebenarnya sudah menjadi isu sejak beberapa bulan lalu dan akhirnya pihak Google dengan resmi mengumumkannya dengan promosi yang sangat menguntungkan para pemilik konten.

Sebagai awalan, Google One Pass akan mulai tersedia di Inggris, Amerika, Kanada, Prancis, Italia, Jerman dan Spanyol, tak menutupi kemungkinan nantinya kalau layanan ini sukses akan terus merambah ke seluruh dunia termasuk Indonesia.

Dari konten yang dijual ini, nantinya pihak Google hanya akan mengambil keuntungan 10 persen saja, tentunya ini akan sangat menguntungkan karena selain itu, para publisher juga bisa mengontrol jutaan data pelanggannya.

Apalagi ini akan diimbangi dengan perkembangan teknologi tablet dan juga smartphone yang mana akan membutuhkan banyak konten berita-berita bermutu yang akan terus berkembang nantinya. Wah, kita tunggu saja ya kehadiran layanan ini di Indonesia.

Google Docs Diperkaya Fitur OCR Terbaru Dengan Dukungan 34 Bahasa

Sejak meningkat pesatnya penggunaan internet akhir-akhir, berbagai layanan online pun tampak tumbuh subur bermunculan di mana-mana. Seiring dengan hal itu, kabarnya kini banyak orang mulai beralih ke layanan online yang ada. Selain menawarkan sejumlah kemudahan dan kepraktisan bagi para penggunanya, layanan ini juga menyediakan pengelolaan secara bersama-sama atau dikenal dengan sharing yang tampaknya sulit ditemui pada penggunaan aplikasi desktop biasa.

Google sebagai penyedia layanan terbesar dan terpopuler saat ini kabarnya telah memperkaya keberadaan fitur Google Docs-nya. Perlu diketahui pula, keberadaan Google Docs ini boleh jadi secara berangsur-angsur telah memposisikan kesetaraan dengan keberadaan aplikasi sejenis yang berbasis desktop biasa. Apalagi Google Docs kini telah diperkaya oleh sebuah fitur keren terbarunya yaitu built-in Optical Character Recognition (OCR). Dengan fitur ini memungkinkan penggunanya bisa meng-upload file yang di-scan atau bahkan gambar, dan mengubahnya menjadi “editable” pada dokumen asli tersebut. Sebenarnya fitur ini sendiri telah diperkenalkan tahun lalu dan Google kini telah memperluas jumlah bahasa asing yang didukungnya dengan 29 bahasa yang baru sehingga keseluruhan telah mencapai 34 bahasa.

Jaron Scaeffer yang bertindak sebagai Software Enginner di Google, mengungkapkan kalau pihaknya baru saja melakukan tambahan dukungan bahasa baru sebanyak 29 bahasa termasuk bahasa Eropa yang paling banyak dipakai, bahasa Rusia, bahasa Chinese Simplified dan beberapa bahasa Asia lainnya. Dan pada halaman upload, ketika pengguna akan mengupload file, di situ akan ditampilkan daftar lengkap bahasa yang akan digunakan.

Perlu diketahui, pihak Google telah memperkenalkan kemampuan mengupload dokumen ke Google Docs dengan menggunakan Optical Character Recognition (OCR) tersebut pada bulan Juni 2011 yang lalu. Gambar dan file PDF yang biasanya dibuat dengan scanner ataupun kamera ponsel bisa dianalisa dengan keberadaan fitur OCR ini. Setelah itu, sistem akan mengekstrak ke dalam bentuk teks dan beberapa format sehingga memungkinkan penggunanya bisa langsung mengedit dokumen tersebut melalui Google Docs.

Kini jika pengguna memilih “Convert text from PDF or image files to Google Docs documents”, maka pengguna akan memilih salah satu bahasa asli yang digunakan dalam file dari 34 bahasa yang tersedia.

Pada dasarnya tidak ada software OCR yang sempurna, tapi hal-hal seperti buku-buku dan dokumen-dokumen yang di-scan akan sangat mudah dibaca menggunakan fitur OCR ini. Dan sudah barang tentu, semakin tinggi resolusi maka akan semakin baik hasilnya.

Seiring dengan adanya dukungan bahasa yang baru ini, tentunya juga banyak pihak yang telah menyambut baik tentang adanya peningkatan kualitas OCR besutan Google tersebut. Dukungan yang diberikan juga berasal dari orang Inggris, Francis, Itali, Jerman, Spanyol dan masih banyak lagi. Selain itu, software OCR tersebut kini dapat melakukannya dengan lebih baik untuk mengenali dan menjaga keberadaan huruf aslinya beserta formatnya.

Google Music akan menyaingi iTunes

Selama ini iTunes sangat mendominasi market music online. Penjualan lagu di iTunes mencapai 70 persen dari seluruh penjualan lagu online. Namun, sebentar lagi iTunes akan mendapat saingan baru yaitu Google Music.

Perusahaan raksasa Google akan segera meluncurkan Google Music secepatnya bulan depan seperti yang pernah di tulis di Businessweek. Akan tetapi hal tersebut masih diragukan karena Google masih dalam proses menyiapkan perjanjian lisensi yang kompleks. Setidaknya kita harus menunggu beberapa bulan bukan beberapa minggu saja.

Perjanjian lisensi yang dilakukan Google terlihat cukup berat. Hal tersebut dikarenakan perusahaan- perusahaan musik tidak pernah memiliki perjanjian lisensi seperti yang Google tawarkan.

Selama ini Google belum pernah bermain di music online seperti iTunes. Namun Google sebenarnya mempunyai Youtube yang sangat populer, selain itu video music sangat popular di situs milik Google.

Tiga Pencapaian Pertama Ericsson dalam Teknologi HSPA Di Dunia

Ada 3 pencapaian penting yang telah dicapai Ericsson dalam membuat evolusi teknologi HSPA. Perwakilan Singtel bertemu dengan Ericsson dan menghasilkan 3 pencapaian dunia akan HSPA di Stockhlom, Sweden.

Tiga pencapaian tersebut antara lain:

  1. Rekor dunia: multi carrier HSPA dengan 168Mbps downlink dan 24Mbps uplink
  2. HSPA berkembang melengkapi operator di dunia untuk permintaan mobile broadband yang terus meningkat
  3. Demonstrasi tersebut akan ditampilkan di Ericsson Hall selama GSMA Mobile World Congress pada 14-17 Februari di Barcelona, Spanyol.

Pada demonstrasi pertama ditampilkan HSPA dengan kecepatan 168Mbps downlink dan 24Mbps
pada uplink menggunakan alat contoh milik konsumen dan juga alat komersial. Hal ini menjadi rekor dunia
dengan kecepatan yang tertinggi pada peralatan network komersial. Demonstrasi ini juga akan
ditampilkan oleh Ericsson selama GSMA Mobile World Congress pada bulan ini.

Executive vice President Singtel sangat optimis dengan perkembangan perusahaannya melalui kerjasama dengan Ericsson dengan peluang yang ada pada evolusi HSPA saat ini. Pada 2010 mereka telah mendemonstrasikan 42Mbps pertama secara langsung pada jaringannya. Dan hal tersebut terus dikembangkan sampai 84Mbps.

Pencapapaian ketiga telah didemonstrasikan dengan single-carrier HSPA 42Mbps menggunakan produk komersial terbaru. Dengan teknologi ini, sangat mungkin untuk mencapai 42Mbps pada single WCDMA 5MHz dengan teknologi input dan output multiple.

Penemuan Baru Layar Sentuh Dengan Bahan Karbon

Kemajuan teknologi sangat berkembang pesat. Perusahaan dan produk-produk teknologi juga semakin bertambah. Hal tersebut mengakibatkan harga barang-barang elektronik menjadi lebih murah. Namun, hal tersebut tidak berlaku bagi komponen layar sentuh yaitu indium. Indium sangat langka dan tentu saja tidak murah.

Produk-produk yang menggunakan touch screen saat ini juga sedang menjamur mulai dari ponsel sampai tablet PC. Hal tersebut membuat beberapa ilmuwan di Fraunhofer Gesellschaft, sebuah perusahaan energi Jerman, menciptakan layar/display alternatif yang terbuat dari material mentah dan murah yang dapat ditemukan di seluruh dunia.

Penemuan itu berupa layar sentuh mengandung nanotube karbon. Mereka akan memamerkannya di pameran teknologi nano 2011 di Tokyo dari 16-18 Februari. Komponen utama dari layar sentuh tersebut adalah nanotube karbon dan polimer murah.

Elektroda baru ini terdiri atas dua lapisan. Satu adalah pembawa, lembaran tipis yang terbuat dari polyethylenterephthalate (PET), yang biasa dipakai untuk membuat botol plastik.

Kemudian campuran nanotube karbon dan polimer penghantar listrik ditambahkan dan diaplikasikan pada PET sebagai larutan dan membentuk lapisan film tipis ketika kering. Dengan penemuan ini diharapkan layar sentuh tidak lagi tergantung pada bahan yang langka sehingga bisa diproduksi dengan lebih murah lagi.

Belajar Online dengan Video Online Gratis di Khan Academy

Dengan adanya internet banyak sekali hal yang tadinya dilakukan dengan bertatap muka menjadi dilakukan via online. Salah satu yang bisa dilakukan via online adalah belajar. Banyak juga situs-situs yang menawarkan sistem belajar online, atau bahkan membuka sekolah online. Salah satu situs untuk belajar online bagi para siswa sekolah adalah Khanacademy.org.

Khan Academy merupakan sebuah organisasi non-profit yang memililiki misi untuk menyediakan pendidikan yang berkualitas untuk siapa saja dan dimana saja. Di Khan Academy terdapat lebih dari 800 video Youtube yang menjelaskan mengenai dasar aritmatika dan aljabar dengan berbagai persamaan, fisika, dan keuangan. Mereka juga mengembangkan program Matematika secara gratis.

Di situs tersebut kita juga tidak perlu repot-repot untuk melakukan registrasi, yang kadang merepotkan. Ada pilihan untuk login melalui akun facebook ataupun akun google kita. Banyak hal yang kita bisa lakukan melalui situs tersebut, selain menjadi siswa ada juga pilihan bagi orang-orang yang ingin mengajar dengan menjadi coach/guru disitus tersebut.

Sebagai organisasi non-profit situs ini pernah mendapatkan Google Award tahun lalu. Google bahkan memberikan donasi kepada Khan Academy agar lebih memperbanyak video dengan berbagai bahasa sehingga bisa diakses oleh banyak siswa di seluruh dunia.

Xiaomi Redmi 10C Resmi Sambangi Tanah Air

Dalam acara peluncuran perdananya lewat kanal YouTube resmi, Xiaomi Indonesia telah membawa handphone kelas pemula terbarunya yang bernama Redmi 10C.

Harga flash sale mulai dilepas 1,8 jutaan rupiah untuk varian kapasitas terkecil yang menawarkan tiga varian warna mencakup Graphite Gray, Ocean Blue, dan Mint Green. Redmi 10C ditenagai oleh chipset Qualcomm Snapdragon 680 Octa-Core (6nm) yang dipadukan dengan RAM LPDDR4X 4 GB dan penyimpanan internal UFS 2.2 berkapasitas 64 GB atau 128 GB.

Terdapat fitur RAM tambahan sebesar 2 GB sehingga memungkinkan RAM memiliki kapasitas total sebesar 6GB. Tersedia pula slot microSD hingga 1 TB untuk memenuhi kebutuhan penambahan ruang penyimpanan agar semakin lega.

Di bagian depan layarnya mengusung desain tetesan air sebagai rumah kamera depan beresolusi 5MP dengan aperture f/2.2. Sementara kamera belakangnya dibekali oleh dua lensa yang terdiri dari lensa utama 50 MP dengan aperture f/1.8, dan lensa kedalaman 2 MP dengan aperture f/2.4.

Kamera depan dan kamera belakangnya mampu menyokong perekaman video dengan resolusi 1080p pada 30fps. Layarnya memiliki ukuran 6,71 inci dengan resolusi HD+ (1650 x 720 piksel) serta dilindungi oleh lapisan antigores Corning Gorilla Glass.

Baterai Redmi 10C berkapasitas yang 5.000mAh yang dilengkapi pengisian cepat 18W melalui kabel USB-C. Untuk masuk dengan cepat ke dalam konten di layar tanpa menggunakan kata sandi, pengguna bisa memanfaatkan pemindai sidik jari yang terletak di dekat modul kamera belakang.

Selain itu, tersedia juga Face Unlock untuk masuk ke dalam konten dengan pengenalan wajah menggunakan kamera depan. Fitur-fitur pendukung lainnya telah tersedia seperti dual SIM, 4G-LTE, WiFi, Bluetooth 5.0, dan 3,5mm headphone jack.