Beranda Technology Karyawan Provider Telepon Kedapatan Mencuri Sekaligus Menjual 1,5 Juta Data Pribadi Pelanggan

Karyawan Provider Telepon Kedapatan Mencuri Sekaligus Menjual 1,5 Juta Data Pribadi Pelanggan

113
0
Karyawan Provider Telepon Kedapatan Mencuri Sekaligus Menjual 1,5 Juta Data Pribadi Pelanggan
Karyawan Provider Telepon Kedapatan Mencuri Sekaligus Menjual 1,5 Juta Data Pribadi Pelanggan

Informasi terkait data pribadi seseorang terus menjadi komoditas yang banyak diincar oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Bahkan kali ini, seorang pegawai provider telepon T-Mobile Republik Ceko, ketahuan melakukan aktivitas pencurian sekaligus penjualan data-data pribadi para pelanggan T-Mobile.

Insiden tersebut baru diketahui oleh pihak perusahaan pada tanggal 13 Juni kemarin. T-Mobile pun mengatakan kalau sistem keamanan mereka mendeteksi adanya aktivitas mencurigakan yang dilakukan oleh salah satu karyawannya. Setelah ditelusuri, ternyata karyawan yang bersangkutan mencuri sebanyak 1,5 juta data pelanggan T-Mobile.

Data-data tersebut pun selanjutnya bakal dijual ke pihak ketiga. Hanya saja, sebelum bisa menjual data-data tersebut, karyawan itupun kini harus berurusan dengan pihak kepolisian. Tak hanya itu, pihak T-Mobile Republik Ceko pun langsung memberikan keputusan pemecatan terhadap karyawan tersebut.

READ  Anak-anak bisa Belajar Programming dengan Cepat Menggunakan Alat ala Lego Milik Google ini

Lebih lanjut, seperti dikutip dari Softpedia, T-Mobile mengungkapkan kalau data-data pribadi yang berhasil dicuri tersebut adalah data-data yang biasa digunakan untuk sarana marketing. Tidak ada data berupa password ataupun PII (Personally Identifiable Information) yang bocor ke pihak luar. T-Mobile pun meyakinkan bakal tidak ada aktivitas peningkatan spamming yang menimpa para pelanggannya.

Secara khusus, T-Mobile juga mengatakan kalau kejadian ini murni merupakan sebuah tindakan kejahatan yang dilakukan oleh personal. Di sisi yang lain, sistem yang dimiliki oleh perusahaan telah bekerja dengan baik dan bisa secara langsung mendeteksi adanya aktivitas mencurigakan yang dilakukan.