Kecil Kecil di Kementan Urunan Rp 773 Juta untuk Biayai Perjalanan SYL ke Belgia

Eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) rupanya pernah meminta anak buahnya urunan uang sebesar Rp 773 juta untuk biaya bepergian ke Belgia.

Hal ini disuarakan Eks Sesditjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian (Kementan), Bambang Pamuji ketika persidangan di Pengadilan Negeri Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (15/5/2024).

Jaksa awalnya berharap mengkonfirmasi terpenting dulu terkait adanya pengeluaran uang senilai Rp 600 juta terhadap Bambang yang dihadirkan sebagai saksi dalam sidang lanjutan perkara gratifikasi dan pemerasan SYL.

Berikutnya ada juga Hariwan, nomor 8 ini Rp 600 juta, 15 September tahun 2021. Keterangannya Belgia. Ini untuk apa ini?” tanya Jaksa di PN Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu, (15/5/2024).

“Untuk itu Pak perjalanan ke luar negeri Pak,” saut Bambang.

“Perjalanan ke luar negeri siapa?” tanya jaksa.

“Pak Menteri dan rombongan,” kata Bambang.

Kata dia uang senilai Rp 600 juta https://www.madaboutrh.com/ tersebut digelontorkan oleh Dirjen Tanaman Pangan Hariawan.

“Itu kegiatannya dari Dirjen Tanaman Pangan?” tanya jaksa.

“Saya tidak tahu pak,” ungkap Bambang.

Bambang sempat melaporkan pengeluaran Dirjen Tamanan Pangan Kementan Suwandi. Ketika Jaksa juga berharap mengkonfirmasi Suwandi yang dihadirkan sebagai saksi diceritakan bila Dirjen Tanaman Pangan tidak bertugas membiayai perjalanan dinas SYL ke Belgia tersebut.

“Benar Rp 600 juta?” tanya jaksa ke Suwandi.

“Rp 600 juta,” beber Suwandi.

“Itu tugas tanggung jawab dan tupoksinya Dirjen Tanaman Pangan untuk membayar perjalanan Pak Menteri ke Belgia?” tanya jaksa.

“Bukan pak. Saya pun tidak turut. Namun kami ada kabar sharing untuk ke luar negeri. Nah itu saja, setelah itu angka angka di sini,” ucap Suwandi.

“Mengapa saudara setujui bila bukan bagian dari kegiatan Dirjen saudara?” tanya jaksa.

“Ya kayak tadi, bila posisi terpaksa seperti ini ya susah,” saut Suwandi.

Jaksa seketika mencecar ke Bambang sumber uang Rp 600 juta itu. Dia mengaku bila uang itu hasil urunan di Direktorat Tanaman Pangan.

“Saudara ngambil dari mana itu?” tanya jaksa.

“Nah bila waktu itu di kami pak tentu menyisihkan sebagian dari uang-uang perjalanan staf pak,” kata Bambang.

“Ada berapa direktorat di Dirjen Tanaman Pangan?” tanya jaksa.

“Di Dirjen Tanaman Pangan ada 5 direktorat,” ujar Bambang.

“Jadi Rp 600 juta dibagi 5 gitu? atau gimana?” tanya jaksa.

“Ya secara kasarnya demikian itu pak,” jawab Bambang.

Lalu ada lagi perihal pengeluaran tambahan sebesar Rp 173 juta ke Belgia. Bambang menyebut uang itu untuk tambahan SYL selama bepergian di Belgia.

Hasilnya sempurna dana yang pungut SYL sebesar Rp773 juta.

“Terus ada lagi nih tambahan ke Belgia ini dalam satu rangkaian? ke Wahyu Priatno Rp 173 juta. Ada lagi?” tanya jaksa.

“Ya jadi itu setelah selesai perjalanan dinas rupanya masih ada kekurangan pak untuk bisa, namun ditambahi dari Direktorat Jenderal Tanaman Pangan,” ucap Bambang.