teknologi 5g

Mengenal Teknologi 5G Serta Kelebihan dan Kelemahannya!

Mengenal Teknologi 5G

Teknologi jaringan 5G adalah salah satu bukti dari inovasi yang terus di lakukan. Tanpa ada rasa bosan sekaligus rasa cukup, teknologi telekomunikasi terus di kembangkan. Pada akhirnya, munculah jaringan 5G. Walau sebenarnya teknologi 4G masih memadai untuk saat ini, kemajuan pesat teknologi rtp live membuat semuanya tidak hanya diam di tempat. Dalam teknologi 5G ini, teknologi yang di pakai pun tetap seperti biasa. Data akan di kirimkan melalui gelombang radio yang terbagi menjadi frekuensi yang memiliki perbedaan masing-masing.

Perbedaan ini pun di bagi sesuai dengan tipe komunikasi yang di butuhkan, contohnya seperti sinyal navigasi maritim, siaran televisi dan yang terakhir sekaligus yang sangat berguna dalam telekomunikasi adalah mobile data.

Perkembangan zaman semakin pesat sehingga teknologi pun ikut berkembang dengan pesat. Salah satu contohnya yaitu telekomunikasi yang semakin memudahkan para penggunanya. Di mana dulu kita hanya mengenal telepon umum dan telepon rumahan saja. Setelah itu kita mengenal adanya bisnis wartel yang memudahkan orang-orang yang membutuhkan komunikasi.

Semakin berkembangnya zaman muncul yang dinamakan handphone. Dahulu harga handphone sangatlah mahal, namun lambat laun harga handphone bisa dijangkau oleh semua orang. Dahulu handphone hanya bisa digunakan untuk telepon dan mengirim pesan singkat saja, seiring berjalannya waktu muncullah teknologi 3G yang memudahkan semua orang dalam menggunakan kecepatan internet serta adanya fitur video call.

Semakin berkembangnya zaman teknologi ini juga sangat cepat berkembang, sehingga adanya teknologi 4G dan akhirnya generasi kelima lahirlah teknologi 5G. Sebelum itu, melalui artikel ini kita bahas mengenai teknologi 5G bersama INSTIKI, kampus IT, Desain dan Bisnis terbaik di Bali dan Nusa Tenggara.

Perkembangan zaman yang semakin pesat langsung berimbas pula terhadap dunia teknologi. Sebagai salah satu pilar utama dalam aktifitas sehari-hari, teknologi juga ikut berkembang demi memudahkan hidup bagi yang menggunakannya dengan baik dam tepat.

Salah satu yang sangat terlihat perkembangannya secara pesat adalah telekomunikasi yang semakin hari semakin memudahkan para penggunanya. Dulu semua orang hanya mengenal telpon umum dan juga telpon yang ada di rumah. Selanjutnya bisnis wartel semakin banyak dan semakin memudahkan orang-orang yang membutuhkan komunikasi.

Lalu semakin berkembangnya zaman munculan teknologi yang di namakan handphone. Dari yang di awali dengan harga yang sangat mahal, handphone bisa di jangkau oleh semua orang hanya dengan harga ratusan ribu saja.

Lalu setelah handphone sudah banyak di gunakan, munculah teknologi 3G yang sangat digemborkan karna memberikan banyak kemudahan, khususnya dalam kecepatan internet serta fitur vidio call. Dan semakin berkembangnya zaman teknologi ini juga sangat cepat berkembang. Berlanjut ke 3.5G hingga 4G, akhirnya pada tahun lalu muncul 5G.

Apa Itu Teknologi 5G?

Teknologi jaringan 5G merupakan teknologi jaringan seluler generasi kelima yang menawarkan kecepatan internet lebih tinggi hingga 20 kali lebih cepat dari generasi sebelumnya. Teknologi jaringan 5G menjanjikan kecepatan yang dapat membuat internet seluler setara dengan Wi-Fi kepada penggunanya.

Teknologi 5G ditemukan oleh Michael Lemke yang berkebangsaan Jerman dan juga seorang ahli fisika yang bergelar PhD (doktor). Penelitian ini sudah dimulai sejak tahun 2016 silam, tepatnya di Dresden University of Technology, Jerman. Selain itu, beliau juga menduduki posisi penting di salah satu brand seluler ternama yaitu Huawei sebagai ahli teknologi senior. Selama 24 tahun ia sudah menggeluti dunia teknologi komunikasi.

Jika berbicara soal jaringan 5G, tentu erat kaitannya dengan kecepatan. Secara teori, 5G mampu menghadirkan peak data rate hingga 20 Gbps atau 20 kali lebih cepat daripada 4G. 5G juga memiliki latensi yang amat sangat rendah, tepatnya 1 ms.  Jauh lebih rendah daripada jaringan generasi sebelumnya. Oleh karenanya, 5G juga erat dikaitkan dengan akses instan atau pemanfaatan jaringan secara real-time.

5G pun dirancang untuk mengakomodasi connection density lebih banyak daripada 4G. Jaringan generasi kelima ini mampu menangani 1 juta perangkat/km2 atau 10 kali lebih banyak dari 4G.  Namun demikian, selain hal-hal tadi, 5G sebenarnya memiliki arti yang lebih luas lagi. 5G adalah teknologi jaringan nirkabel generasi kelima yang dapat mengubah cara hidup masyarakat pada umumnya.

Menurut para ahli, teknologi ini memiliki potensi yang sangat besar untuk membuka gelombang produk teknologi, platform, atau use case jenis baru di masa mendatang.  Oleh karenanya, perusahaan operator telekomunikasi dunia berlomba-lomba untuk menggelar jaringan 5G di negara di mana mereka beroperasi. Negara-negara pun bersaing untuk menerapkan teknologi jaringan ini agar berfungsi secara penuh dan bermanfaat bagi warganya.

Perkembangan Jaringan 5G

Teknologi jaringan 5G adalah salah satu bukti dari inovasi yang terus di lakukan. Tanpa ada rasa bosan sekaligus rasa cukup, teknologi telekomunikasi terus di kembangkan. Pada akhirnya, munculah jaringan 5G. Walau sebenarnya teknologi 4G masih memadai untuk saat ini, kemajuan pesat teknologi membuat semuanya tidak hanya diam di tempat. Dalam teknologi 5G ini, teknologi yang di pakai pun tetap seperti biasa. Data akan di kirimkan melalui gelombang radio yang terbagi menjadi frekuensi yang memiliki perbedaan masing-masing.

Perbedaan ini pun di bagi sesuai dengan tipe komunikasi yang di butuhkan, contohnya seperti sinyal navigasi maritim, siaran televisi dan yang terakhir sekaligus yang sangat berguna dalam telekomunikasi adalah mobile data.

Teknologi jaringan 5G adalah salah satu bukti dari inovasi yang terus di lakukan. Tanpa ada rasa bosan sekaligus rasa cukup, teknologi telekomunikasi terus di kembangkan. Pada akhirnya, munculah jaringan 5G. Walau sebenarnya teknologi 4G masih memadai untuk saat ini, kemajuan pesat teknologi membuat semuanya tidak hanya diam di tempat.

Dalam teknologi 5G ini, teknologi yang di pakai pun tetap seperti biasa. Data akan di kirimkan melalui gelombang radio yang terbagi menjadi frekuensi yang memiliki perbedaan masing-masing.

Perbedaan ini pun di bagi sesuai dengan tipe komunikasi yang di butuhkan, contohnya seperti sinyal navigasi maritim, siaran televisi dan yang terakhir sekaligus yang sangat berguna dalam telekomunikasi adalah mobile data.

Kelebihan Teknologi 5G

Jaringan 5G mempunyai kontribusi cukup besar terhadap kemajuan teknologi komunikasi, sehingga ada beberapa kelebihan dari teknologi ini yaitu :

  • Koneksi lebih luas. Meski pun sama-sama mengusung OFDM,teknologi 5G menawarkan kelebihan dibanding LTE yang hanya mempunyai subcarrier spacing mencapai 15 kHz. Teknologi 5G yang mempunyai kapasitas yang besar, hingga 100 kali, sehingga mampu beradaptasi dengan berbagai perangkat. Sehingga, semakin banyaknya perangkat-perangkat berbasis smart yang dapat terhubung dan beradaptasi dengan jaringan 5G.
  • Hampir tidak memiliki delay. Teknologi 5G hampir tidak memiliki delay seperti generasi sebelumnya. Dimana jaringan 5G memiliki waktu delay hanya sekitar 4 hingga 5 milidetik. Bahkan, waktu delaynya bisa sampai 1 milidetik, sehingga memungkinkan pengguna teknologi 5G bisa menonton video beresolusi tinggi tanpa buffering.
  • Hemat energi. Teknologi 5G dilahirkan memang untuk mengurangi konsumsi energi. Dimana kemampuan untuk mengurangi konsumsi energi sebesar 10% dengan cara mengurangi trafik data. Kecepatan transmisi data yang super cepat juga menyumbang kontribusi terbesar dalam menciptakan teknologi yang hemat energi.

Kekurangan Teknologi 5G

Selain memiliki kelebihan, teknologi 5G juga memiliki beberapa kekurangannya yaitu:

  • Frekuensi radio yang penuh. Pastinya jika hadirnya jaringan 5G sebesar 6 GHz akan menimbulkan masalah karena susuan pita frekuensi radio sudah penuh.
  • Privasi dan keamanan. Dengan kemudahannya dan kecepatan dalam mentransfer data berkualitas tinggi, tidak bisa dipungkiri pastinya akan menyebabkan rentannya tingkat keamanan pada teknologi 5G.
  • Daya tembus yang minim. Walaupun teknologi 5G memiliki koneksi yang lebih luas, namun daya tembusnya masih minim. Tidak seperti generasi sebelumnya, jaringan 5G kurang optimal untuk menembus pengahalang seperti gedung, tembok, beton, dan pohon.