Telinga Kemasukan Air, ini Cara Mengatasinya

Ketika berenang, telinga kemasukan air menjadi salah satu kondisi yang sering dialami. Air yang masuk di telinga, bila dibiarkan dalam waktu lama bahkan terjadi secara berulang-ulang tentu saja bisa menimbulkan risiko peradangan serta infeksi.

Telinga Kemasukan Air, ini Cara Mengatasinya

Peradangan ini seperti muncul kemerahan serta pembengkakan di saluran telinga luar. Bagian ini menjadi saluran yang berada di antara telinga bagian luar serta gendang telinga. Di dunia medis, gangguan telinga ini sering disebut dengan otitis eksterna.

Awalnya, telinga yang kemasukan air memiliki sifat ringan, tetapi bila tidak segera diobati dan infeksi telah menyebar, gejala bisa bertambah parah. Gejala infeksi telinga yang ringan seperti gatal di telinga, keluar cairan yang bening dan nyeri ketika daun telinga ditarik.

Sedangkan gejala dengan tingkat parah menengah seperti gatal yang semakin berat, rasa nyeri meningkat, nyeri ketika mengunyah hingga keluarnya banyak cairan.

Cara Mengatasi Telinga Kemasukan Air

Untuk mengatasi masalah telinga yang kemasukan air, berikut beberapa cara yang dapat Anda ikuti, seperti:

  1. Menggunakan pengering rambut

Panas yang dihasilkan dari pengering rambut nantinya bisa menguapkan air di saluran telinga. Anda hanya perlu menyalakan pengering di suhu paling rendah, kemudian dekatkan dengan jarak sejengkal dan gerakkan maju mundur.

  1. Mengunyah

Cara mengatasi telinga kemasukan air yang lainnya adalah mengunyah sesuatu. Seringnya, air yang masuk di dalam telinga akan terjebak di eustachius. Bagian ini menjadi bagian dari telinga dalam.

Agar bisa membantu membebaskannya, gerakan mengunyah akan membantu. Bila perlu, Anda bisa mengunyah sembari memiringkan kepala sehingga air akan lebih mudah keluar.

  1. Menguap

Cara lainnya yang dapat dilakukan untuk mengeluarkan air dari lubang telinga ialah menguap. Gerakan menguap bisa melegakan ketegangan yang berada di bagian telinga sehingga nantinya air akan terdorong ke arah luar.

  1. Berbaring dengan posisi miring

Ketika berbaring dengan posisi miring, air akan bisa mengalir menuju ke tempat yang lebih rendah. Hal ini disebabkan karena gaya gravitasi.

Anda bisa miring dan berbaring selama beberapa menit. Biasanya ketika air keluar, nantinya Anda akan merasakan sensai hangat yang keluar.

  1. Miring ke samping

Cara lainnya untuk mengeluarkan air yang berada di dalam telinga adalah memiringkannya ke samping. Ketika memiringkan kepala ke samping, Anda bisa sembari menarik daun telinga.

Saat menarik daun telinga, saluran telinga akan terbuka dengan lebih luas sehingga air akan mudah keluar.

  1. Mengelap menggunakan kain

Ketika telinga kemasukan air, sebenarnya cara paling mudah yang dapat dilakukan adalah mengelapnya dengan menggunakan kain. Mengelap dengan menggunakan kain dan secara perlahan bisa menyerap sebagian air yang berada di telinga.

Anda bisa mengelap telinga menggunakan kain sembari memiringkan kepala dan memiringkan telinga yang kemasukan air ke kain.

Anda juga harus memastikan agar tidak mendorong kain ke dalam, karena mendorong kain ke dalam malah bisa mendorong air.

  1. Menghubungi dokter

Jika berbagai solusi di atas tidak bisa dilakukan, Anda bisa segera menghubungi dokter. Nantinya dokter akan membersihkan saluran telinga serta memberi pengobatan untuk mengatasi rasa sakit dan infeksi yang ditimbulkan.

Ketika melakukan pengobatan, Anda tidak diperbolehkan untuk berenang serta menjaga telinga agar bersih dari air selama 2 minggu lamanya.

Meskipun terlihat sepele, jika tidak segera ditangani, rasa sakit di dalam telinga bisa berkepanjangan serta berulang, selain itu jika infeksi bersifat ganas, infeksi bisa menyebar dan merusak ke tulang rawan bahkan terjadi penyempitan saluran telinga.

Lakukan penanganan sesegera mungkin ketika mendapati telinga kemasukan air, sehingga dapat mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.