Januari 18, 2026

Riceworld : Mengamati Perilaku Tumbuhan

Meneliti dan mengamati perilaku tumbuhan dalam dunia sains yang sangat menyenangkan dan penuh makna.

Bukan Pupuk, Ini Penyebab Tanaman Kamu Mati

Tanaman sudah dirawat dengan baik, bahkan diberi pupuk yang berkualitas, tetapi masih layu atau mati? Hal seperti ini bisa menimpa siapapun.

Ada banyak alasan mengapa tanaman Anda sekarat hingga mati. Untuk itu, penting untuk mengetahui penyebabnya, sehingga Anda bisa menyesuaikan cara perawatannya sebelum terlambat.

Mengapa tanaman yang dirawat bisa tiba-tiba layu dan mati? Dilansir dari Livespace, ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan kematian tumbuhan. Misalnya jika batangnya lembek dan membusuk, hal yang harus diperhatikan adalah memeriksa akarnya. Jika akarnya masih bagus, potong bagian batangnya untuk menghentikan kebusukan.

Berikut beberapa alasan yang membuat tanaman dan mati meski sudah dirawat.

1. Terlalu banyak air

Menyiram tanaman terlalu sering bisa mengakibatkan akar tanaman membusuk hingga akhirnya mati. Ada beberapa tanda yang menunjukkan akar membusuk, salah satunya daun menjadi layu. Tanda lain adalah rontoknya daun yang menguning dan tumbuh jamur di permukaan tanah.

Jika akar tanaman busuk, keluarkan dari pot. Lalu, buang semua akar yang mati dan tanah dalam pot. Tanam kembali tanaman di pot yang baru, kemudian siram dengan sedikit air hingga tanah basah, tetapi tidak tergenang.

2. Kurang air

Kekurangan air juga bisa membuat tanaman layu dan mati. Tanda-tanda tanaman kekurangan air hampir sama seperti kebanyakan air. Solusi untuk mengatasi hal ini relatif mudah. Cukup siram tanaman dengan air hingga daun-daun tanaman kembali segar.

3. Drainase buruk

Pot tanaman biasanya memiliki lubang drainase. Tanpa adanya lubang drainase ini, air akan terkumpul di antadeldorado.com dasar pot sehingga menyebabkan akar menjadi busuk. Jika pot tidak memiliki lubang drainase, pastikan segera ganti pot tersebut dengan yang baru.

4. Tidak mengganti pot

Tanaman biasanya terus bertumbuh. Apabila pot tidak diganti, ruang gerak tanaman menjadi terbatas karena ukuran pot sudah tidak sesuai standar. Untuk itu, langkah yang bisa dilakukan adalah mengganti pot dengan ukuran yang lebih besar.

5. Tidak cukup cahaya

Tanaman membutuhkan cahaya matahari untuk berfotosintesis. Jika tanaman terlihat layu, pertumbuhannya terbatas, daun lebih kecil dan berada di ruang yang redup, kemungkinan tanaman kurang mendapatkan cahaya matahari. Segera pindahkan ke tempat yang terpapar cahaya matahari.

6. Hama

Pertumbuhan tanaman kerap terganggu dengan adanya hama seperti tungau laba-laba dan kutu putih yang hinggap. Jika terdapat hama, cuci seluruh tanaman dengan air hangat, lalu semprot dengan insektisida.

Perawatan Tanaman yang Benar

Dalam merawat tanaman, pupuk menjadi hal yang diperlukan sesuai kebutuhan. Pasalnya, kebutuhan tanaman akan pupuk bisa berbeda-beda, tergantung jenis tanaman dan tanahnya.

Sebagai contoh pengusaha tanaman hias, Olla Nora Palit Bokong yang selama ini menggantungkan pupuk kandang untuk membantu tanaman dalam mendapatkan unsur hara ternyata memiliki masalah. Warna daun aglaonema miliknya tetap kusam. Olla akhirnya menggunakan Pupuk NPK Pelangi 16-16-16 produksi Pupuk Kaltim dalam perawatan aglaonemanya.

Baca JugaPenelitian Membuktikan Tanaman Bisa Bersuara hingga Berteriak saat Stres dan Dicabut, Begini Bunyinya

Share: Facebook Twitter Linkedin

Comments are closed.